Showing posts with label husband. Show all posts
Showing posts with label husband. Show all posts

Daddy oh Daddy - Celana yang kebesaran

Happy Velocette

Baru-baru ini, lagi-lagi, Daddy nya anak-anak melakukan hal yang sama seperti di Daddy oh Daddy - Misteri Celana Dalam.

Cerita bermula, dari Om Rikih, Auntie Ayu dan Kenzo yang bertandang kerumah sambil membawa baju baru untuk Velo. Begitu mereka pulang, baju barunya tentu harus dikeluarkan dari tempatnya dan mulai dipilih yang mana yang bisa dipakai sekarang dan yang mana yang harus disimpan karena kebesaran.

Dari sekian banyak baju, hampir semuanya dipastikan muat, tetapi ada dua celana pendek yang sepertinya masih kebesaran untuk Velo. Demi memastikan, saya bertanya kepada Daddy nya donk, (karena sebagai ibu, saya merasa diri saya kurang canggih dalam hal melihat muat atau tidak ^^)

Terjadilah percakapan :

Me : "Daddy, celana yang ini sepertinya masih kebesaran ya?" (Believe me, kata-kata di percakapan sesungguhnya lebih susah dimengerti akibat SPOK saya yang berantakan ^^ + tentunya tidak sebaku inilahhhh..hehehe)
Daddy : "Mana? Iya itu masih kebesaran."

Singkat cerita, setelah mendapat kepastian bahwa celana itu kebesaran, saya lantas menaruhnya di lemari. Salahnya saya tidak langsung menaruhnya di paling bawah karena ada hal lain yang ingin saya lakukan. Ketika itu sebenarnya saya sudah punya firasat akan ada kejadian lagi.

Dan benar saja, sekitar beberapa jam kemudian, Velo mandi. Seperti biasa, setelah Velo mandi, saya menyerahkan Velo ke Daddy nya untuk dipakaikan baju sementara saya mandi (demi menghemat waktu). Begitu selesai mandi, Velo sudah berpakaian, namun saya merasa aneh, kok sepertinya celananya turun terus.

Bodohnya, masih saja tidak mudeng kalau yang dipakai adalah celana kebesaran yang tadi. Hingga akhirnya ketika Velo pup, barulah saya tersadar. "Astaga, itu kan celana yang sudah diamini oleh Daddy kalau celana itu masih kebesaran, kok masih aja dipakai?."

Begitu ada kesempata, terjadilah lagi percakapan yang makin aneh....

Me : "Daddy, kok Velo dipakaikan celana yang itu? Kan tadi Daddy sendiri yang bilang kalau celananya masih kebesaran?"
Daddy : "Iya sih, tadi pas memakaikan celana, udah berasa ada yang aneh, terus pas dilihat, ternyata celana yang kebesaran, tapi udah keburu dipakaikan."
Me : ---bengong, gak ngerti kudu ngomong apa...udah tau, tapi...hmmm....Daddy oh Daddy :( 

Daddy Oh Daddy - Misteri Kaus dalam Velo yang menipis

Harley & Velocette

Cerita mengenai si Daddy yang kesalahan mengenakan CD yang salah ke Aley tidak berhenti sampai disitu.

Karena Ke-ERROR-an nya yang seperti itu, sudah pernah terjadi sebelumnya (Saya baru bisa menulisnya sekarang ^^)

Suatu ketika, selama beberapa hari, saya kebingungan dengan jumlah kaos dalam (kaos kutang) Velo yang sepertinya mestinya lebih banyak dari yang ada di lemari.

Tapi saya masih belum mikir yang macam-macam, "Mungkin masih ada di cucian," pikirku.

Lewat hari keempat, saya mulai makin curiga, kok semakin dikit??
Dan begitu saya sedang memasuk-masukkan baju yang telah rapih dilipat ke lemari, barulah saya mengerti,

Kemana hilangnya kaus kutang Velo selama ini?

Saya menemukannya di lemari Aley, bersama dengan tumpukan kaos kutang yang memang milik Aley. Dan terjadilah percakapan yang makin aneh saja.

Me : Daddy, kok kaos nya Velo ada di lemari Aley?

Daddy : mana?

Me : Yang ini Daddy (sambil menunjukkan kaos kutang Velo)

Daddy : Oooo pantesan, kemaren Aley gak bisa pakai karena kekecilan (sambil ngeloyor ambil spidol untuk memberi inisial ke masing-masing kaos kutang)

OMG, Aley itu sudah berusia 6 tahun loh...dan Velo baru 4 bulan ketika itu :(





Daddy oh Daddy - Misteri Celana Dalam

Daddy & Harley

Setiap nonton iklan TV yang menayangkan seorang ayah yang memakaikan baju kekecilan pada anaknya itu, saya menganggap itu hanya bisa-bisaan si Production House saja agar iklannya disimak.
Tetapi setelah saya melihatnya sendiri...akhirnya saya percaya, itu bisa terjadi. ^^

Begini nih ceritanya :

Misteri Celana Dalam

Suatu ketika, saya, dan keluarga bermalam di rumah ayah saya. Sebagai ibu, sayalah yang menyiapkan pakaian apa saja yang harus dibawa, termasuk pakaian suami saya, walau dia yang memilih.

Di hari kedua, Velo, anak keduaku yang saat itu masih berumur beberapa bulan pup cukup banyak sampai beleber keluar. Karena sedang dipangku oleh suami, alhasil, celana suami pun terkena.

Jadilah mereka berdua harus mandi, tetapi ketika saya mencari (maaf) celana dalam suami, saya tidak menemukan. Padahal seingat saya, saya sudah membawanya kok. Sebagai gantinya, saya malah melihat celana dalam anak pertama saya, Aley yang membuat saya sempat bingung....

"Perasaan saya, celana dalam Aley yang saya bawa itu ngepas. Jadi harusnya tidak ada lebih, karena hari tersebut waktunya kami pulang. Dan saya pun sudah membawa celana dalam suami..."

Singkat cerita, saya terpaksa deh berlari-lari ke minimart terdekat sambil menggendong Velo (agak sulit menitipkan anak bayi ke keluarga saya) untuk membeli celana dalam suami.

-----

Akhirnya begitu sampai rumah, misteri celana dalam akhirnya terungkap.

Aley yang saat itu mau ganti baju tidur dan cuci kaki dan tangan pun membuka bajunya, yang membuat saya terbengong-bengong....

Me : Aley, kok pakai CD Daddy?

Aley : Itu kan Daddy yang kasih, ya Aley pake aja.

Me : (Melihat dengan pandangan takjub ke suami)

Suami : Oh iya, pantesan, kok pas dipakein, CD nya kegedean...

Me : (Menghela napas dalam-dalam)


Ketika si Adik lahir

Aley - Velo

Anakku yang pertama sempat menolak adiknya yang baru lahir.
Bukan karena ia tidak siap dengan si adik yang baru lahir, tetapi karena tidak sesuai dengan bayangannya ^^.

Jadi Si kakak sebenarnya sudah sangat tahu, bahwa satu hari adiknya akan lahir, dan Si Kakak sangat mengharapkan adiknya tersebut adalah seorang perempuan. Dalam benaknya, seorang perempuan itu berambut panjang seperti Mommy nya.

Tapi begitu sang adik lahir, ketika saya masih di ruang operasi, si Kakak diperkenalkan untuk pertama kalinya oleh Daddy nya ke sang adik.

Daddy  : Aley, ini adik Aley, Velo namanya. Adik Aley perempuan. Cantik gak?
Aley     : Bukan, itu bukan adik Aley. Kata Mommy, adik nya Aley perempuan, perempuan kan rambutnya panjang. Jadi itu bukan adik Aley. 
Daddy  : Itu Adiknya Aley, karena baru lahir jadi rambutnya belum panjang.

Mendengar penjelasan Daddy nya, Aley terdiam, entah mengerti atau tidak. Namun setiap kali bisa ke RS untuk menjenguk Mommy dan adiknya, aley tetap terlihat senang.

Belakangan, ketika sedang ngobrol iseng dengan Aley yang sedang bermain dengan Velo yang kini sudah berusia 9 bulan, saya suka bertanya kembali:

Mommy : Aley, Velo cantik gak?
Aley       : (dengan yakin menjawab) Belon cantik, Mommy, soalnya rambutnya belum panjang.
Mommy : Loh, jadi Mommy juga tidak cantik donk ? (Kebetulan karena cuaca kian memanas, saya memutuskan memotong rambut sangat pendek)
Aley       : Mommy cantik sih, kalau rambutnya sudah panjang. Makanya rambut Mommy dipanjangin donk.
Mommy : Hahahaha baiklah Aley.

Jadi intinya, sang kakak Aley menganggap perempuan cantik itu adalah yang berambut panjang ^^